Frando Marton Tiran (243300020019)
UNIVERSITAS MPU TANTULAR
Dosen Pengampuh: Serepina Tiur Maida, S.Sos.,M.Pd.,M.I.Kom
Pengertian Lembaga Sosial – Lembaga sosial
merupakan lembaga yang memiliki anggota dan terdiri dari masyarakat yang
berkumpul menjadi satu karena memiliki satu kesamaan visi dan misi. Setiap
anggota yang bergabung pada lembaga sosial akan terikat pada peraturan yang telah
dibuat dan wajib dipatuhi. Sehingga beberapa lembaga sosial ada yang
bersifat mengatur.
Namun, apa sebenarnya pengertian dari lembaga sosial?
Bagaimana cirinya, tipe serta jenis-jenisnya? Artikel berikut ini akan membahas
secara singkat mengenai lembaga sosial.
A. Pengertian Lembaga Sosial
Secara umum, lembaga sosial yang ada dalam kehidupan
bermasyarakat selalu berbeda antara satu dengan lembaga lainnya. Perbedaan dari
lembaga sosial tersebut terjadi karena proses maupun latar belakang yang
melandasi terbentuknya dari lembaga sosial tersebut.
Beberapa ahli turut mengemukakan pendapatnya mengenai
pengertian lembaga sosial :
1. Mayor Polak
Menurut Polak lembaga sosial merupakan suatu sistem sosial
yang terkait dengan aturan yang kompleks dengan berbagai macam adat istiadat
untuk dapat mempertahankan seluruh nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat.
2.W. Hamilton
W. Hamilton berpendapat bahwa lembaga sosial merupakan
sebuah prosedur maupun cara hidup yang dilakukan oleh setiap kelompok
masyarakat dan apabila terjadi pelanggaran, maka pelanggar akan diberi sanksi
sesuai dengan peraturan yang ia langgar.
3. Koentjaraningrat
Koentjaraningrat pun turut mengemukakan pendapatnya. Menurut
Koentjaraningrat, lembaga sosial merupakan suatu sistem dengan tata kelakuan
serta hubungan yang memiliki pusat pada aktivitas sosial untuk dapat memenuhi
kebutuhan khusus dalam kehidupan masyarakat.
4. Soerjono Soekanto
Soerjono Soekanto memiliki pendapat yang berbeda dari
Koentjaraningrat mengenai pengertian lembaga sosial. Menurut Soerjono, lembaga
sosial merupakan himpunan dari norma pada segala tingkatan yang berkisar pada
suatu kebutuhan pokok dalam kehidupan bermasyarakat.
5. Peter L Berger
Berbeda pandangan dari para ahli lainnya, Peter L Berger
mengemukakan pendapatnya bahwa lembaga sosial merupakan prosedur yang dapat
menyebabkan perbuatan manusia ditekan oleh suatu pola tertentu dan dipaksa
bergerak pada jalan yang dianggap sesuai dengan keinginan masyarakat.
Dari pendapat mengenai pengertian lembaga sosial menurut
para ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa lembaga sosial merupakan sistem
sosial yang diciptakan melalui adat istiadat dan disesuaikan pada setiap daerah
yang berfungsi untuk mengatur pola maupun serangkaian tata cara agar tercipta
suatu hubungan bermasyarakat yang memiliki satu tujuan utama.
B. Fungsi Lembaga Sosial
Lembaga sosial yang ada dan terbentuk di masyarakat memiliki
fungsi sebagai berikut.
- Lembaga
sosial berfungsi untuk memberikan pedoman pada anggota masyarakat tentang
bagaimana setiap individu harus bersikap dalam menghadapi masalah yang
muncul dan berkembang di lingkungan masyarakat.
- Lembaga
sosial berfungsi untuk menjaga keutuhan masyarakat yang saling berhubungan
atau bersangkutan.
- Lembaga
sosial berfungsi untuk memberikan arahan kepada masyarakat untuk dapat
mengadakan sistem pengendalian sosial seperti sistem pengawasan masyarakat
kepada anggotanya.
- Itulah
penjelasan singkat mengenai lembaga sosial, Grameds dapat mempelajari
lebih lanjut dan menggali lebih dalam mengenai materi lembaga sosial ini.
C.
Ciri-ciri Lembaga Sosial
Lembaga sosial memiliki beberapa ciri-ciri yang perlu
Grameds ketahui untuk dapat menentukan dan membedakan setiap tipe maupun jenis
lembaga sosial yang akan dijelaskan nantinya. Berikut adalah beberapa ciri-ciri
dari lembaga sosial.
- Lembaga
sosial memiliki kekekalan tertentu yang berlangsung lama. Hal ini
disebabkan karena adanya anggapan bahwa lembaga sosial ini berisi
sekumpulan norma yang harus dipertahankan oleh anggota di dalamnya dan
norma tersebut seperti kehidupan maupun hubungan yang ada dalam suatu
keluarga.
- Umumnya,
lembaga sosial memiliki satu atau lebih tujuan tertentu yang ingin dicapai
oleh setiap anggotanya. Contohnya seperti lembaga pendidikan yang
memiliki tujuan untuk dapat memberikan nilai, norma maupun ilmu
pengetahuan pada generasi berikutnya.
- Lembaga
sosial memiliki sejumlah perangkat yang berfungsi untuk mencapai tujuan
yang telah ditetapkan oleh anggota sebelumnya. Contohnya seperti bendera,
lambing pada lembaga politik maupun uang sebagai alat tukar pada lembaga
ekonomi dan lainnya.
- Lembaga
sosial merupakan organisasi yang terstruktur serta relatif kekal.
- Norma yang
terdapat dalam lembaga sosial diambil melalui proses panjang hingga dapat
diakui oleh masyarakat setempat.
- Lembaga
sosial memiliki sanksi atau hukuman yang mengikat tentang bagaimana
seseorang bersikap serta bertingkah laku.
- Untuk
mencapai tujuan yang telah dirumuskan sebelumnya, lembaga sosial memiliki
aturan tertulis serta tidak tertulis.
- Memiliki
alat pelengkap tertentu berupa simbol maupun lambing yang dapat digunakan
untuk mewakili lembaga sosial tersebut beserta tujuan yang ingin dicapai
lembaga sosial.
D. Tipe-tipe Lembaga Sosial
Lembaga sosial dikategorikan berdasarkan lima kriteria,
berikut adalah tipe-tipe lembaga sosial berdasarkan kelima kriteria.
1. Lembaga Sosial Berdasarkan Nilainya
Lembaga sosial berdasarkan kriteria nilainya dapat dibedakan
menjadi dua yaitu primer dan sekunder.
a. Lembaga Sosial Primer atau Basic Social Institutions
Lembaga sosial primer merupakan lemabaga sosial yang
bersifat mendasar dan pokok. Utamanya lembaga sosial primer ini untuk mengatur
kehidupan bermasyarakat karena memiliki kaidah sosial yang tinggi untuk
mengatur hubungan masyarakat.
Keadilan sosial pada lembaga sosial primer ini ada di
lingkungan masyarakat dan dibagi menjadi empat sesuai dengan kaidahnya.
- Kaidah
Agama, mengatur hubungan antar individu serta Tuhan berdasarkan pada
seluruh ajaran serta larangan Tuhan untuk membentuk perilaku umat agar
berguna bagi sesama.
- Kaidah
Kesusilaan, kaidah ini berasal dari dalam individu sendiri. Apabila
proses internalisasi maupun nilai dan norma berhasil secara baik dan
maksimal, maka individu tersebut dapat menjalankan kaidah kesusilaan dalam
masyarakat. Contohnya seperti bersikap jujur, bertanggung jawab serta
disiplin.
- Kaidah
Kesopanan, merupakan kaidah yang memiliki hubungan dengan sosialisasi
serta interaksi yang terbentuk melalui hubungan sosial yang terjadi di
lingkungan masyarakat. Contohnya seperti sikap saling menghormati.
- Kaidah
hukum, merupakan perangkat peraturan yang dibuat oleh pihak berwenang
serta bersifat tertulis dan memaksa warga negaranya untuk melaksanakan
tata tertib yang telah tercantum pada hukum.
Contoh lembaga sosial primer dalam masyarakat adalah seperti
lembaga keluarga, lembaga pendidikan, lembaga hukum, lembaga ekonomi, lembaga
agama serta lembaga kesehatan.
b. Lembaga Sosial Sekunder atau Subsidiary Social
Institutions
Tipe lembaga sosial sekunder berarti lembaga sosial ini
bersifat sekunder, nilai dari lembaga sosial ini dianggap tidak penting oleh
sebagian masyarakat. Lembaga sosial sekunder perlu dijalankan secara kompak
oleh seluruh lapisan masyarakat, karena apabila tidak dijalankan dan tidak
dipenuhi maka lembaga sosial sekunder ini tidak akan memberikan pengaruh yang
besar pada kehidupan bermasyarakat.
Namun sebaliknya, apabila lembaga sosial sekunder dijakanlah
dan dipenuhi maka lembaga ini hanya dianggap sebagai penambah atau nilai lebih
saja. Berdasarkan konteks ruang maupun waktu tidak menutup kemungkinan bahwa
masyarakat akan menganggap lembaga sosial sekunder sebagai suatu kebutuhan
primer menurut mereka. Contoh dari lembaga sosial sekunder adalah lembaga
pariwisata.
Lembaga sosial primer dapat berubah seiring waktu menjadi
lembaga sosial sekunder karena perubahan pola pikir pada masyarakat yang terus
berkembang. Contohnya seperti masyarakat tradisional yang menganggap bahwa
pendidikan formal tidak terlalu penting.
Anggapan tersebut akan menjadikan lembaga pendidikan sebagai
lembaga sosial primer berubah menjadi lembaga sosial sekunder bagi masyarakat
tradisional yang menganggap bahwa pendidikan formal tidak terlalu penting.
2. Lembaga Sosial berdasarkan Perkembangannya
Berdasarkan perkembangan lembaga sosial, berikut adalah
tipe-tipe lembaga sosial yang dibedakan menjadi dua.
a. Crescive Social Institutions
Crescive social institutions merupakan lembaga sosial yang
tidak sengaja tumbuh serta berkembang dalam masyarakat. Lembaga sosial ini
terbentuk berdasarkan pola perilaku masyarakat yang telah mengalami integrasi
kuat dalam kehidupan pada anggota masyarakat.
Pola perilaku tersebut lama kelamaan dan tidak disadari akan
berkembang serta menjadi sebuah adat istiadat. Adat istiadat tersebutlah yang
kemudian menjadi tahapan selanjutnya untuk membentuk lembaga yang baik.
Contohnya seperti lembaga pernikahan, lembaga agama, lembaga hak milik.
b. Enacted Social Institutions
Lembaga sosial enacted social institutions ini adalah
lembaga yang dengan sengaja dibentuk untuk dapat mencapai suatu tujuan. Lembaga
ini berawal dari crescive social institutions yang dilengkapi dengan struktur
maupun sistem sosial di dalamnya. Contohnya seperti lembaga ekonomi yang
memiliki fungsi untuk mengatur berbagai bentuk kegiatan seperti kegiatan
produksi dan konsumsi dalam masyarakat.
3. Berdasarkan Sudut Penerimaan oleh Masyarakat
a. Approved atau Social Sanctioned Institutions
Approve social sanctioned institutions merupakan
lembaga sosial yang diterima dan diakui keberadaannya oleh masyarakat setempat.
Contohnya adalah lembaga kesehatan, lembaga transportasi serta lembaga
perdagangan.
b. Unsanctioned Social Institutions
Lembaga sosial unsanctioned merupakan kebalikannya dari
approved. Lembaga sosial unsanctioned ini tidak diakui keberadaannya oleh
masyarakat karena dianggap meresahkan anggota masyarakat. Contohnya seperti
jaringan terorisme atau kelompok yang mengancam masyarakat.
4. Lembaga Sosial berdasarkan Fungsinya
a. Operative Social Institutions, adalah lembaga yang
memiliki tugas untuk menghimpun pola maupun cara untuk dapat mencapai tujuan
dari suatu lembaga. Contohnya adalah lembaga pertanian, lembaga industri serta
lembaga pendidikan.
b. Regulative Social Institutions, adalah lembaga
sosial yang memiliki tugas untuk mengawasi adat di lingkungan masyarakat,
contohnya adalah lembaga pengadilan serta lembaga dalam kejaksaan.
5. Lembaga Sosial berdasarkan Penyebarannya
a. General Social Institutions
merupakan lembaga sosial yang ada dalam hampir seluruh
masyarakat sehingga sifatnya adalah universal atau menyeluruh. Lembaga ini
dapat diterima oleh masyarakat luas dan memiliki nilai tinggi untuk dapat
memenuhi kebutuhan seluruh elemen dalam masyarakat. Contohnya seperti lembaga
agama.
b. Restricted Social Institutions
Lembaga sosial restricted ini terbentuk berdasarkan
kepentingan kelompok, kelas maupun golongan tertentu yang kemudian dapat
membangun suatu ciri khas serta tidak dapat diterapkan pada golongan, kelompok,
maupun kelas lain. Contohnya adalah lembaga yang menjadi cerminan untuk
kearifan lokal di suatu daerah dalam adat istiadat seperti organisasi pengairan
di Bali.
Masih bingung dengan tipe-tipe lembaga sosial? Grameds juga
bisa lho mempelajari lebih lanjut mengenai lembaga sosial termasuk tipe-tipenya
melalui buku yang ada di Gramedia.com seperti buku Buku Peminatan IPS Premium
yang menyajikan materi mengenai lembaga sosial ini.
E. Jenis-jenis Lembaga Sosial
Lembaga sosial terbagi menjadi enam jenis sesuai dengan
fungsinya masing-masing. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
1. Lembaga Keluarga
Lembaga keluarga adalah lembaga sosial yang paling kecil dan
terbentuk atas dasar pernikahan serta hubungan darah antar individu. Walaupun
lembaga keluarga merupakan lembaga paling kecil namun lembaga keluarga ini
memiliki peran yang sangat besar dalam kehidupan bermasyarakat dan termasuk
dalam lembaga sosial primer.
2. Lembaga Pendidikan
Lembaga pendidikan juga
merupakan lembaga sosial primer yang diakui oleh masyarakat dan berpengaruh
besar pada kehidupan masyarakat. Lembaga pendidikan merupakan lembaga tempat
berlangsungnya proses pendidikan yang memiliki tujuan untuk mengubah tingkah
laku individu menjadi lebih baik.
Lembaga pendidikan sendiri kemudian dibedakan menjadi tiga
yaitu pendidikan formal, pendidikan non formal serta pendidikan informal. Salin
itu, lembaga pendidikan juga dapat dikatakan sebagai lembaga lanjutan setelah
lembaga keluarga.
3. Lembaga Ekonomi
Seperti halnya dengan dua jenis lembaga sosial sebelumnya,
lembaga ekonomi merupakan lembaga yang memiliki kegiatan pada bidang ekonomi
untuk mencapai tujuan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi. Lembaga ekonomi ini
termasuk dalam lembaga sosial karena mengatur hubungan antar manusia dalam
memenuhi kebutuhan pokok.
4. Lembaga Agama
Lembaga agama merupakan lembaga yang mengatur kehidupan
manusia dalam beragama, lembaga agama adalah sistem keyakinan serta praktik
agama yang dilakukan oleh masyarakat yang meyakini kepercayaan tersebut.
Agama merupakan hal penting dalam kehidupan manusia untuk
dapat menyeimbangkan kehidupan manusia antara dunia serta akhirat. Lembaga
agama juga merupakan lembaga sosial primer yang diakui dan dapat menunjang
kebutuhan pokok masyarakat.
5. Lembaga Politik
Lembaga politik merupakan suatu lembaga yang memiliki bentuk
kegiatan dalam kelompok masyarakat dengan proses pembentukannya serta pembagian
kekuasaannya ditentukan oleh masyarakat itu sendiri. Lembaga politik dapat
berupa pemerintahan yang memiliki peran sebagai pemelihara keamanan serta
ketertiban dan melayani dan melindungi masyarakat.
6. Lembaga Budaya
Lembaga budaya merupakan lembaga publik yang ada dalam suatu
negara dan berperan dalam pengembangan budaya, seni, lingkungan, ilmu
pengetahuan serta pendidikan dalam masyarakat yang ada di suatu
daerah maupun suatu negara.
Lembaga kebudayaan yang berbentuk lembaga swadaya masyarakat
atau LSM, paguyuban, sanggar adalah elemen yang memiliki peran dalam
pelestarian seni serta budaya di daerah atau negara tersebut.
F. Contoh-contoh Lembaga Sosial di Indonesia
Berikut adalah beberapa contoh dari lembaga sosial
berdasarkan jenis-jenis yang telah dijelaskan sebelumnya.
1. Lembaga Sosial di Bidang Pendidikan
- Taman
Kanak-kanak (TK)
- Sekolah
Dasar (SD)
- Sekolah
Menengah Pertama (SMP)
- Sekola
Menengah Atas (SMA)
- Madrasah
Aliyah
- Sekolah
Menengah Kejuruan
- Kelompok
Bermain (KB)
- Lembaga
Khusus
2. Lembaga Sosial di Bidang Ekonomi
- Pasar
- Kementerian
Perdagangan
- Kementerian
Pertanian
- Kementerian
Perikanan
- Kementerian
Negara Koperasi dan UKM
3. Lembaga Sosial di Bidang Kebudayaan
- Yayasan
Lembaga Budaya Nusantara
- Lembaga
Peduli Seni Batu Bara
- Lembaga
Seniman budaya muslim Indonesia
- Lembaga
Kebudayaan Betawi
- LKN
4. Lembaga Sosial di Bidang Agama
- Majelis
Ulama Indonesia
- Persekutuan
Gereja-gereja Indonesia
- Majelis
Tinggi Agama Khonghucu Indonesia
- Parisada
Hindhu Dharma Indonesia
- Perwakilan
Umat Buddha Indonesia
5. Lembaga Sosial di Bidang Politik
- Presiden
dan Wakil Presiden
- DPR
- MPR
- BPK
- MA
- MK
- KY
6. Lembaga Keluarga
- KUA
- Pengadilan
Agama
- Lembaga
Perlindungan Anak
- KPAI
- Badan
Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional
- PKK
- Pos
Pelayanan Terpadu
- Karang
Taruna
Itulah beberapa contoh dari lembaga sosial sesuai dengan
jenis-jenis lembaga sosial. Berikutnya kamu bisa membaca artikel terkait “Lembaga
Sosial” berikut ini :
- Struktur
Sosial di Masyarakat
- Daftar
Suku di Indonesia
- Pengertian
Interaksi Sosial
- Contoh
Norma Hukum
- Pengertian Norma
- Organisasi
Pergerakan Nasional
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar