Langsung ke konten utama

Menerapkan Prinsip Interaksi yang Tepat di Dunia Digital?

Frando Marton Tiran  (243300020019)

UNIVERSITAS MPU TANTULAR

Dosen Pengampuh: Serepina Tiur Maida, S.Sos.,M.Pd.,M.I.Kom 


Indonesia sebagai negara yang terlibat dalam perkembangan dunia juga berada di dalam sistem masyarakat jaringan.

Disebutkan bahwa ada 175,4 juta pengguna internet di Indonesia atau 64% dari total penduduk.

Perkembangan masyarakat jaringan di dunia kemudian memunculkan istilah baru untuk menyebut orang-orang yang terlibat di dalamnya.

Istilah tersebut adalah netizen yang merupakan singkatan dari Net Citizen atau warga internet.

Di Indonesia, netizen dikenal juga dengan istilah warganet (singkatan dari warga internet).

Masyarakat jaringan saling terhubung oleh fasilitas internet, di mana keterhubungan tersebut bersifat digital.

Interaksi digital ini kemudian melahirkan dunia digital yang serba baru sehingga banyak masyarakat yang masih belajar mengenai bagaimana cara berinteraksi dengan baik dan bijak di dalamnya. 

Lalu, Bagaimana Menerapkan Prinsip Interaksi yang Tepat di Dunia Digital?

Menurut Mike Ribble, seorang konsultan pendidikan di bidang teknologi, merumuskan tiga prinsip yang harus menjadi pilar atau pondasi bagi interaksi masyarakat di dunia digital, yaitu sebagai berikut:

1. Respect (Menghargai)

Interaksi masyarakat di dunia digital harus berpegang pada prinsip saling menghargai.

Meskipun kita tidak saling bertemu dan tidak mengenal secara langsung dengan orang lain di dunia digital, bukan berarti sikap sopan dan saling menghargai tidak harus kita jaga.

2. Educate (terdidik)

Setiap orang yang menggunakan internet harus memiliki pemahaman yang baik terkait apa yang sedang dilakukannya.

Dalam hal ini, dunia digital sebagai dunia yang baru harus bisa kita pelajari secara terus menerus agar dapat menggunakannya dengan tepat.

3. Protect (perlindungan)

Di dunia digital kita harus bisa saling menjaga keamanan agar tidak terjebak ke dalam kejahatan virtual.

Hal tersebut bisa dilakukan misalnya dengan menjaga keamanan kata kunci atau password akun di berbagai aplikasi dan menjaga untuk tidak menyebarkan informasi personal dengan bebas.


Selain menurut Mike Rible, ada beberapa panduan yang dapat membantu kita menerapkan prinsip interaksi yang tepat di dunia digital:

a. Hormati Privasi dan Keamanan

Kita menjaga informasi pribadi dan orang lain agar tetap aman. Gunakan kata sandi yang aman.

b. Pertimbangkan Etika Online

Berpikir sebelum memposting atau mengomentari sesuatu. Pertimbangkan bagaimana kata-katamu dapat memengaruhi orang lain.

Jangan menyebarluaskan informasi pribadi atau rahasia tanpa izin.

c. Beri Dukungan dan Pertimbangan

Jika seseorang membutuhkan dukungan, tunjukkan empati dan berikan dukungan yang sesuai.

Jangan menilai atau menghakimi orang lain secara berlebihan. Berbicaralah dengan hormat dan dengan niat baik.

d. Lindungi Hak Cipta dan Kepemilikan Intelektual

Jangan mencuri konten atau menggunakan konten yang dilindungi hak cipta tanpa izin.

Berikan atribusi yang sesuai jika kamu menggunakan konten orang lain.

e. Bagikan Informasi dengan Bijak

Periksa kebenaran informasi sebelum kamu menyebarkannya. Hindari menyebarkan berita palsu atau informasi yang tak terverifikasi.

Berikan sumber informasi yang andal ketika membagikan berita atau data.

Jadi, kesimpulannya menerapkan prinsip-prinsip interaksi yang tepat di dunia digital memungkinkan kamu untuk berkontribusi positif, membangun hubungan yang baik, dan menciptakan lingkungan online yang lebih ramah dan aman.


Sumber: 1) Presentasi Ibu Serepina Tiur Maida, S.Sos.,M.Pd.,M.I.Kom, 2024; 2) Pengantar Sosiologi, Warmiyana Zairi Absi, S.H.,M.H.2023




Komentar

Postingan populer dari blog ini

12 Contoh Kebudayaan Indonesia yang Unik dan Dikenal Hingga Mancanegara

  Frando Marton Tiran  (243300020019) UNIVERSITAS MPU TANTULAR Dosen Pengampuh: Serepina Tiur Maida, S.Sos.,M.Pd.,M.I.Kom  Budaya adalah seperangkat norma, nilai, kepercayaan, adat istiadat, serta kesenian dan pengetahuan yang diwariskan dan dibagikan oleh suatu kelompok masyarakat. Ini mencakup cara hidup, bahasa, pakaian, makanan, dan ekspresi seni yang membentuk identitas dan keunikan suatu komunitas. Indonesia sebagai negara multikulturalisme memiliki keberagaman yang sangat banyak. Tak hanya suku, jumlah provinsi yang terbagi menjadi 34 juga memungkinkan negara ini menghadirkan contoh kebudayaan Indonesia. Berikut beberapa contoh dari kebudayaan: 1. Karapan Sapi Karapan sapi adalah salah satu upacara adat yang dilakukan masyarakat Madura secara turun-temurun. Upacara ini dilakukan dalam bentuk perlombaan pacuan sapi yang dilakukan pada sebuah pesta rakyat yang dilakukan secara turun-temurun. 2. Upacara Potong Jari Budaya yang satu ini berasal Suku Dan...

Komunikasi: Definisi, Jenis, & Penggunaannya

Frando Marton Tiran  (243300020019) UNIVERSITAS MPU TANTULAR Dosen Pengampuh: Serepina Tiur Maida, S.Sos.,M.Pd.,M.I.Kom  Komunikasi adalah salah satu aspek dalam kehidupan manusia yang tidak mungkin dilewatkan. Dalam era digital yang terus berkembang, kemampuan berkomunikasi secara efektif menjadi semakin penting. Komunikasi memainkan peran krusial dalam mempelajari bagaimana pesan dan informasi dikirim, diterima, dan dipahami antara individu, kelompok, dan organisasi.  Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi definisi komunikasi, komponen dan jenis-jenis komunikasi, pentingnya komunikasi dalam berbagai konteks, tantangan dalam komunikasi, etika komunikasi, serta peran komunikasi dalam era digital. Definisi Komunikasi Komunikasi merupakan proses pertukaran dan pemahaman informasi antara dua pihak atau lebih. Proses ini melibatkan pengirim pesan, penerima pesan, dan saluran komunikasi. Komunikasi dapat terjadi dalam berbagai bentuk, termasuk verbal (dalam bentuk kata-kata)...